Showing posts with label Figure. Show all posts
Showing posts with label Figure. Show all posts

Friday, July 23, 2010

Daniel Schorr was died at 93

Longtime journalist Daniel Schorr dies at age 93
Veteran broadcast journalist Daniel Schorr died at a Washington hospital Friday morning, according to National Public Radio. Schorr was 93.

Schorr, who began as a foreign newspaper correspondent in 1946, helped launch CNN as its senior Washington correspondent in 1980 after two decades with CBS. NPR, which Schorr joined as senior news analyst in 1985, said he died peacefully after a short illness.

His coverage put him on Richard Nixon's infamous "enemies list."

Remembering Daniel Schorr, his fellow leaker Daniel Ellsberg noted that they each had been confronted with questions about motivation and profit.

In 1976, Schorr leaked the Pike report — the findings of an Intelligence Committee investigation into questionable CIA activities, which the House had voted to keep secret — to the Village Voice. Schorr asked the Voice to make a donation to the Reporters Committee for Freedom of the Press.

Even Schorr asking for a donation from the Voice raised questions about whether he had profited financially from his leak. He hadn't. But the transaction may have cost Schorr anyway.

At the time, Schorr accused the Reporters Committee, which had put him in touch with a lawyer to aid publication of the report in book form, of having blown his cover.

Schorr covered the rebuilding of Western Europe for the Christian Science Monitor starting in 1946. He joined Edward R. Murrow's CBS news team as its Washington diplomatic correspondent in 1953.

Schorr resigned from CBS in 1976 after the network suspended him amid a controversy over the leaking of a secret U.S. intelligence report. Schorr refused to tell Congress the source of the document, citing his First Amendment protections.

CNN founder Ted Turner hired Schorr in 1979 as he was preparing to launch the Cable News Network the next summer. Schorr quit CNN in 1985 and soon joined NPR.

Many award had he get, included a Peabody for "a lifetime of uncompromising reporting of the highest integrity," three Emmys and the duPont-Columbia Golden Baton.



Sunday, July 4, 2010

Michelle Obama’s Evolution

Michelle Obama's style continues to command attention from fashion lovers everywhere. Given her record, we predict 2010 will be another big year for the First Lady. She kicked off January with a brand-new bob, induced panic by layering a long-sleeve tee underneath a Narciso Rodriguez sheath, and made a fashion statement when she wore an Alexander McQueen blouse the same week of his passing.

She also appeared in her seasoned favorites, from Jason Wu to Thakoon to Talbots. Click ahead to check out everything she's worn in 2010. And check out all of her looks from 2008-2009.

Michelle Obama recently unveiled a new haircut. The change was somewhat subtle, but she cut enough off for those of us obsessed with her style to have a mild fit. Cathy Horyn calls the new do "rounder, more managed."

Michelle Obama’s Evolution

She added, "One might be tempted to call the style an updated version of the classic Washington helmet," but noted Michelle Obama has tried many styles over the course of Barack's presidential campaign and presidency.

She began with side bangs, grew them out late last year, and now is on to what we'll call her mom bob because we think it flatters her, and calling it a helmet implies it never moves or blows in the wind or does anything interesting even after the help of heat styling.

But it does all of those things! Michelle is already experimenting with styling her new mom bob and looks to be having fun with it, as any woman with a chic new haircut should.

After the family vacation in Hawaii, where a smooth, practical knot seemed to work, Michelle Obama has emerged with a new hairstyle. It looks shorter, rounder, more managed. One might be tempted to call the style an updated version of the classic Washington helmet.

Mrs. Obama has tried a number of styles, their common theme a polished look that keeps the hair off her face. The style she wore around the Inaugural was somewhat longer and sportier, with bangs to one side. She did a glamorous version of that look for different events in April and May. Late in 2009, the bangs seemed to vanish.


Saturday, January 30, 2010

Para Pria Penguasa Dunia Kuliner

Duh, lama sekali diriku tak menengok blog ini. Sampe banyak sarang laba-laba, jamuran, panuan, kudisan kurapan. Maafkan diriku ya, wahai blogku tercinta. Jangan ngambek dan jangan turun Page Rank.

Ya udah, sekarang aku tak posting. Postingan ini bukan membahas tentang ayam bumbu kecap dan kelezatannya tapi membahas tentang pengolah dan penyelia kuliner di dalamnya.

Dunia ini apa sudah kebalik ya? Para wanita yang biasanya kenal banget dengan seluk beluk dapur tapi kini justru bertebaran para pria yang piawai dalam seluk beluk kuliner ini. Mereka tak hanya piawai dalam mengolah masakan saja, nyatanya mereka menangguk sukses dalam hidup mereka karena menekuni dunia kuliner ini.

Para pria ini sangat dikenal dan wajahnya tak asing lagi sebagai presenter tayangan kuliner di televisi swasta Indonesia.

1. Bondan Winarno

Siapa yang tak kenal pak Bondan ini. Pria paruh baya ini terkenal dengan istilah “Mak Nyus” yang kemudian sering diplesetkan menjadi “Mak Nyos” oleh para comedian. Pak Bondan pertama dikenal lewat acara Bango santapan nusantara di Trans TV, namun kemudian berubah menjadi wisata kuliner yang khusus membahas tempat kuliner di seluruh Indonesia dan berbagai belahan dunia lainnya.

Detail dalam mengungkapkan rasa masakan, membuat pemirsa seolah-olah tak tahan ikut menitikkan air liur melihat tayangan Wisata Kuliner yang ditayangkan Trans TV setiap hari sabtu. Pokok-e Mak Nyus tenan!








2. Rudy Choirudin

Barangkali, pria pertama yang tampil di televisi Indonesia adalah Rudy Choirudin. Sejak jaman bahuela pria berambut ikal ini telah membawakan acara masak-memasak di televisi. Pertama kali tampil, Rudy membawakan acara Santapan Nusantara di RCTI.

Spesialisasinya mengolah atau memodifikasi masakan Nusantara menjadi santapan yang layak disejajarkan dengan masakan manca Negara lainnya. Meski tingkahnya tak kemayu atau ke perempuan-perempuanan, Rudy Choirudin sangat piawai di dapur dan dari profesinya ini, ia berhasil menangguk tak sedikit rejeki.








3. Bara Patirajawane

Sebenernya pria berdarah Ambon Manado ini mengawali karirnya sebagai seorang desainer. Namun kecintaannya pada dunia kuliner membuatnya lebih memilih menekuni dunia kuliner. Tampil dalam acara Gula-gula di Trans TV setiap hari sabtu, kita akan melihat gayanya yang cukup cekatan mengolah kue atau masakan.

Meski kadang suka kuenya bantat, atau masakannya sedikit gosong, tapi penampilan Bara di TV justru sangat alami, karena seahli apapun orang bisa juga terjadi kesalahan.

Bara tampil dengan gaya cukup macho, tattoo di lengan dan piercing di telinganya. Image Chief yang harus menggunakan topi dan celemek masak sama sekali dihilangkannya



4. Haryo Pramoe

Saya sering ketawa kalo melihat Haryo Pramu masak di TV, soalnya ibu pasti berkomentar “ si Jorok lagi masak”. Secara, lelaki satu ini suka sembarangan pake tangan yang kadang engga dicuci untuk ngambil bahan masakan, padahal tangannya masih belepotan bumbu atau bahan lain.

Pembawa acara Harmoni Alam di Trans TV ini, hobby banget mengolah masakan yang super praktis yang bisa disajikan ketika sedang di alam bebas. Meski kesannya jorok. Ciri khas Haryo Pramu ini membuatnya lebih ekslusif dibandingkan Chief lainnya, tak banyak pernik menunjukkan aslinya bagaimana bila lelaki biasa di dapur meski enak hasil masakannya tapi rada “berantakan”







5. William Wongso

Pakar kuliner berdarah Mandarin ini, sudah melanglang buana puluhan tahun di dunianya. Kepiawaiannya dalam hal kuliner, membuatnya menjadi ahli dalam hal kuliner sekaligus mengantarkannya menjadi pebisnis kuliner yang sukses di negeri ini. Salah satu resto hasil karyanya yang menyajikan masakan sedikit nyeleneh bernama Mie Item terletak dikawasan kemang Jakarta.

Pembawa acara kuliner di Metro TV ini tak hanya terkenal di Indonesia saja, bahkan hingga ke Manca Negara telah mengakui ke ahlinya dalam bidang kuliner.







Saya sebenernya juga pengin kaya mereka. Bukan pengin jadi lelakinya, tapi pengin pinter masak. Bisa sih masak, cuman hasilnya gak ditanggung menimbulkan kejang-kejang atau tidaknya.



Wednesday, November 25, 2009

Najwa Shihab : Peristiwa Dalam Pandangan MATA NAJWA

Najwa Shihab dalam Acara Mata NajwaPada tanggal 25 November kemarin, adalah tayangan perdana MATA NAJWA di Metro TV. Acara yang bertajuk mengambil nama dari Anchor Newsnya ini membahas tentang masalah yang sedang popular di saat ini dengan lensa mata dari seorang Najwa Shihab.

Najwa Shihab yang akrab dipanggil Nana (lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 16 September 1977; adalah pembawa acara berita Metro TV. Antara lain menjadi anchor program berita prime time Metro Hari Ini dan program talk show Today's Dialogue. Najwa adalah puteri kedua Quraisy Shihab, Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII.

Najwa Shihab sendiri adalah seorang Anchor News di Metro TV yang telah bergabung dengan Metro TV sejak tahun 2004. Sebelum memulai karirnya di Metro TV, Najwa Shihab adalah seorang penyiar di RCTI. Di Metro TV sehari-hari, Najwa menjadi Anchor News di Metro hari ini, yang menjadi Prime Time Evenening News di Metro.



Pada Tahun 2005,Shihab mendapat julukan "Best TV Anchor/Reporter" oleh Indonesia journalists association atas hasil karyanya meliput kejadian Tsunami tahun 2004 di Aceh dan Gempa bumi di Nias.

Tahun 2006 ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards.

Pada tahun yang sama, bersama sejumlah wartawan dari berbagai negara, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.



Tahun 2007, pengakuan terhadap profesionalisme Najwa tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga manca negara. Terbukti, selain kembali masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards, ia juga masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow presenter.
Pengumuman pemenang dilangsungkan bulan November 2007 di Singapura.



Jika pada Panasonic Awards pemenang dipilih dari jumlah sms terbanyak, maka penentuan pemenang pada Asian TV Awards dilakukan oleh panel juri yang beranggotakan TV broadcaster senior dari berbagai negara di Asia.



Dan atas prestasinya itu, maka Najwa Shihab di percaya membidani acara baru yang menggunakan namanya sebagai judul program acara tersebut. Bagaimana kelanjutan acara MATA NAJWA? Kita tunggu saja dengan pandangan mata kita



Sunday, November 8, 2009

Siapakah Sarah Aprilia



Sebelumnya saya gak terlalu tahu tentang hal ini. Tapi ketika tadi pagi Liputan 6 menayangkan sosok Sarah Aprilia, seorang guru bahasa Inggris yang cantik saya jadi penasaran pengin tahu sosoknya seperti apa.

Ketika mengetik keyword Sarah Aprilia di mesin pencarian Google, busyetttt….ternyata sosok ini begitu popular di ranah maya. Di Facebook, Plurk, dan blog-blog.

Sebenernya biasa saja, ketika wanita cantik memutuskan menjadi seorang guru. Namun yang membuatnya sedikit fenomenal adalah cara mempromosikan dirinya sebagai sosok guru private yang mencantumkan identitas lengkap dengan nomor telepon yang bisa dihubungi dan alamat YMnya.

Tapi apa bener dia memang seorang guru?

Sarah Aprilia ternyata adalah mantan finalis Putri Indonesia 2008 perwakilan Daerah Sumut. Putri Favorit Indonesia 2008 itu bernama asli, Raline Rahmat Shah adalah putri dari Rahmad Syah Konsulat Kehormatan Turki di Medan.

Di beberapa media ada spekulasi bahwa Sarah Aprilia merupakan Brand Ambassador sebuah Produk Parfum yang cukup terkenal. Dan ini merupakan salah satu strategi marketing yang diterapkan oleh perusahaan tersebut untuk menanamkan Brand Name sebuah produk ke masyarakat luas.

Sungguh suatu strategi marketing terobosan baru yang sangat cerdas.

Tapi semua masih spekulasi, kenyataannya? Who knows? Kita tunggu saja…

















Wednesday, October 21, 2009

Tentang DEE : si PEMILIK PERAHU KERTAS

Dewi Lestari alias Dee
Saya tertarik dengan tulisan-tulisan ibu ini awalnya lewat blog dee-idea.blogspot.

Blognya sederhana, dengan template yang standart bawaan blogger berwarna hijau. Tak banyak widget-widget hiasan pernik-pernik atau iklan seperti blog lain pada umumnya. Namun konten dari blog ini tak sesederhana templatenya. Jangan tanya soal trafficnya, walaupun tak dipasang widget Google Page Rank atau Alexa Rank, blognya sarat pengunjung.

Dewi Lestari adalah seorang penulis Indonesia lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Januari 1976; umur 33 tahun) adalah seorang penulis dan penyanyi asal Indonesia. Lulusan jurusan Hubungan Internasional Universitas Parahyangan.

Dee menikah dengan penyanyi R&B, Marcell Siahaan pada 12 September tahun 2003. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai anak laki-laki yang diberi nama Keenan Avalokita Kirana (lahir 5 Agustus 2004). Pertengahan tahun 2008 pernikahan mereka retak. Dee menggugat cerai suaminya di Pengadilan Negeri Bale Bandung pada tanggal 27 Juni 2008.

Dewi kemudian menikah lagi dengan Reza Gunawan tanggal 11 November 2008 di Sydney. Seorang therapist holistic yang telah lama di kenalnya.

Sebelum saya mengenal Dewi Lestari sebagai penulis, saya mengenal Dewi Lestari sebagai Vocalist kelompok RSD (Rita, Sita, Dewi) yang beranggotakan 3 cewe manis : Rida Farida, Sita Nursanti, dan Dewi Lestari Simangunsong (Dee).

Kelompok itu sendiri akhirnya bubar dan anggotanya meneruskan karir sendiri-sendiri, Dewi Lestari masih tetap aktif menyanyi dan menjadi Penulis.

Walaupun sebelumnya telah ada buku-buku Dee lainnya yaitu : Supernova (2001) dan Filosofi Kopi (2006), tapi Novel pertama Dee yang saya Baca adalah Rectroverso (2009). Saya tertarik dengan Puisi-puisi Dee di Rectroverso yang terasa menyentuh seperti :

Aku sampai di bagian bahwa aku telah jatuh cinta.
Namun orang itu hanya dapat kugapai sebatas punggungnya saja.
Seseorang yang hadir sekelebat bagai bintang jatuh yang lenyap keluar dari bingkai mata sebelum tangan ini sanggup mengejar.
Seseorang yang hanya bisa kukirimi isyarat sehalus udara, langit, awan, atau hujan.

atau

Untuk diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi
Dan berbisik : "Selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku...
Wahai tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi



Dee merilis novel terbarunya yaitu RECTOVERSO yang merupakan paduan fiksi dan musik. Tema yang diusung adalah Sentuh Hati dari Dua Sisi.

Recto Verso-pengistilahan untuk dua citra yang seolah terpisah tapi sesungguhnya satu kesatuan. Saling melengkapi. Buku RECTOVERSO terdiri dari 11 fiksi dan 11 lagu yang saling berhubungan. Tagline dari buku ini adalah Dengar Fiksinya, Baca Musiknya. Website khusus mengenai ulasan buku RECTOVERSO ada di www.dee-rectoverso.com

Dan pada Bulan Agustus 2009, barulah Dee menerbitkan novel Perahu Kertas.